Daftar 19 Air Terjun yang ada di Kendal

Tahukah Anda berapa tepatnya jumlah air terjun di Kabupaten Kendal? Rasanya, sepuluh jari tangan tak akan cukup untuk menghitung satu per satu pesona alam yang tersebar di kota ini. Kendal menyimpan ratusan potensi wisata air yang luar biasa, namun sayangnya, banyak di antaranya masih menjadi "surga tersembunyi". Karena akses jalan yang menantang dan lokasi yang terpelosok, banyak curug indah di kecamatan dataran tinggi seperti Limbangan, Patean, Sukorejo, Plantungan, hingga Singorojo yang belum terjamah oleh wisatawan.

Mengagumi Kemegahan Curug Sewu: Air Terjun Bertingkat Tertinggi di Jawa Tengah

Jika Anda bertanya ikon wisata apa yang paling melegenda di Kendal, jawabannya adalah Curug Sewu. Sesuai namanya, destinasi ikonik ini terletak di Desa Curugsewu, Kecamatan Patean, sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Kendal.

Berbeda dengan air terjun tersembunyi lainnya yang sulit dijangkau, Curug Sewu adalah destinasi wisata yang sudah dikelola dengan sangat baik, menjadikannya primadona bagi wisatawan lokal maupun luar kota.

Pesona Tiga Tingkat yang Memukau

Predikat sebagai salah satu air terjun tertinggi di Jawa Tengah bukan tanpa alasan. Curug Sewu memiliki total ketinggian mencapai 70 hingga 80 meter yang terbagi menjadi tiga tingkatan (undakan) air terjun yang spektakuler:

  • Tingkat Pertama: Ketinggian sekitar 45 meter.
  • Tingkat Kedua: Ketinggian sekitar 15 meter.
  • Tingkat Ketiga: Ketinggian sekitar 20 meter.

Keunikan struktur bertingkat inilah yang membuat pemandangannya begitu dramatis. Pada momen-momen tertentu, terutama saat matahari bersinar cerah setelah percikan air membias, pengunjung yang beruntung dapat menyaksikan fenomena pelangi yang muncul di antara terjunan air.

Fasilitas Lengkap untuk Wisata Keluarga

Curug Sewu bukan sekadar wisata alam biasa. Pemerintah setempat telah menyulap kawasan ini menjadi taman rekreasi keluarga yang nyaman. Fasilitas yang tersedia antara lain:

  • Taman Rekreasi & Bermain Anak
  • Kebun Binatang Mini (Mini Zoo)
  • Kolam Renang
  • Panggung Hiburan & Gardu Pandang

Panduan Rute Menuju Curug Sewu

Akses menuju Curug Sewu terbilang mudah karena jalanan sudah beraspal mulus, meskipun konturnya khas pegunungan yang berkelok dan naik-turun.

1. Dari Arah Kendal / Barat (Weleri)
Jika Anda dari pusat Kendal atau jalur Pantura barat, ambillah rute menuju Weleri, kemudian belok ke arah Sukorejo melewati Cepiring. Dari bundaran Sukorejo, jaraknya tinggal sekitar 7 km menuju lokasi.

2. Dari Arah Semarang / Timur (Boja)
Wisatawan dari Semarang bisa mengambil jalur via Mijen dan Cangkiran menuju Boja. Lanjutkan perjalanan ke arah Patean. Jalur ini menawarkan pemandangan kebun karet dan hutan yang asri.

3. Dari Arah Temanggung / Wonosobo
Pengunjung dari selatan bisa melalui jalur Parakan - Ngadirejo. Jalur ini akan tembus langsung ke Patean dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam berkendara santai.

4. Menggunakan Transportasi Umum
Bagi backpacker, Anda bisa menaiki bus jurusan Sukorejo (via Mijen-Boja). Dari Terminal Sukorejo, lanjutkan perjalanan menggunakan ojek atau angkutan pedesaan menuju Desa Curugsewu.

Eksotisme Curug Jurang: Surga Tersembunyi di Balik Hutan Karet Singorojo

Menyusuri sisi selatan Kabupaten Kendal yang berbatasan langsung dengan Temanggung, kita akan menemukan sebuah kecamatan yang kaya akan bentang alam memukau: Kecamatan Singorojo. Di antara sekian banyak potensi wisatanya, terdapat satu permata tersembunyi yang menantang jiwa petualang, yakni Curug Jurang.

Trekking Hutan Karet menuju Curug Jurang Kendal
Suasana Perkebunan Karet di Singorojo (Ilustrasi)

Trekking Syahdu Menembus Hutan Karet

Lokasi air terjun ini berada di Desa Getas, wilayah yang memang dikenal sebagai salah satu kawasan perkebunan karet terbesar di Kabupaten Kendal.

Perjalanan menuju titik lokasi tidak akan terasa membosankan. Sepanjang jalan menuju Desa Getas, mata Anda akan dimanjakan oleh rimbunnya pepohonan karet yang meneduhkan jalan. Suasana kian syahdu dengan kicauan burung yang seolah menyambut kedatangan para pencinta alam.

Tak jarang, Anda juga akan berpapasan dengan warga lokal yang ramah atau para pekerja perkebunan yang sedang menyadap getah, menambah nuansa pedesaan yang hangat.

Setelah memarkirkan kendaraan di perkampungan warga Desa Getas, petualangan sesungguhnya dimulai dengan berjalan kaki (trekking) membelah area perkebunan. Jalur setapak di antara pohon-pohon karet ini memberikan pengalaman visual yang menarik dan udara yang sangat segar.

Mengapa Disebut Curug Jurang?

Sesampainya di lokasi, Anda akan disambut oleh air terjun setinggi kurang lebih 25 meter. Nama "Curug Jurang" sendiri bukan sekadar sebutan. Lokasinya memang unik, seolah tersembunyi di dalam pecahan jurang atau celah bumi.

Untuk bisa menikmati guyuran airnya secara langsung di dasar curug, pengunjung harus memiliki nyali lebih. Akses turun ke bawah berupa tebing-tebing curam yang menuntut kewaspadaan ekstra. Anda harus sangat berhati-hati saat menapaki bebatuan agar tidak tergelincir.

Namun, medan yang menantang tersebut akan terbayar lunas. Keindahan alami, kesunyian yang menenangkan, dan dinginnya air pegunungan menjadikan Curug Jurang tempat yang sempurna bagi mereka yang ingin menepi dari kebisingan kota.

Pesona Curug Corong: Keunikan Air Terjun "Benang" di Lereng Limbangan

Bagi Anda yang pernah berkunjung ke objek wisata populer Curug Panglebur Gongso di Kendal, mungkin belum banyak yang tahu bahwa di kawasan yang sama tersimpan satu lagi permata tersembunyi bernama Curug Corong.

Meski berada satu lokasi, Curug Corong memiliki karakter yang jauh berbeda. Jika Panglebur Gongso dikenal dengan kolamnya, Curug Corong menawarkan estetika tebing yang memanjakan mata.

Keindahan Curug Corong Limbangan
Photo by @kurniawanjalanjalan

Eksotisme Aliran Air "Benang Putih"

Keunikan utama Curug Corong terletak pada formasi aliran airnya. Air terjun ini tidak sekadar jatuh lurus ke bawah, melainkan melebar menyelimuti dinding tebing batu berwarna hitam legam.

Kontras antara batu hitam dan air jernih menciptakan pemandangan dua tingkat yang dramatis. Karena permukaan tebing yang tidak rata, aliran air yang deras terpecah-pecah, membuatnya terlihat seperti ribuan benang putih yang menjuntai indah.

Berbeda dengan curug pada umumnya yang memiliki kedung (kolam) besar di bawahnya, air di Curug Corong langsung mengalir deras ke bawah mengikuti kontur tanah, menambah kesan alami dan liar dari tempat ini.

Curug Corong Kendal
Photo by @musafir.senjaa

Lokasi dan Akses Menantang Adrenalin

Curug Corong berlokasi di Dusun Beku, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Perjalanan menuju ke sini adalah sebuah petualangan tersendiri. Pengunjung harus melewati jalanan khas pegunungan yang berkelok dan naik-turun. Kendaraan biasanya harus dititipkan di desa terakhir sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik air terjun.

⚠️ Peringatan Jalur Ekstrem:
Akses jalan setapak menuju lokasi cukup menantang nyali. Jalur ini berupa jalan cor beton yang sangat sempit, hanya selebar 70 cm. Tidak hanya sempit, tingkat kemiringannya pun cukup curam, mencapai sekitar 45 derajat dengan medan menanjak.

Meskipun warga lokal terlihat lihai melintasinya dengan sepeda motor, bagi wisatawan yang belum terbiasa, sangat disarankan untuk berhati-hati atau memilih berjalan kaki demi keselamatan. Jalur ini benar-benar menguji skill berkendara dan fisik Anda.

Kesegaran Curug Panglebur Gongso: Kolam Pemandian Alami di Kaki Gunung Ungaran

Di lereng Gunung Ungaran yang sejuk, terdapat sebuah destinasi wisata air yang menjadi primadona bagi warga Kendal dan sekitarnya. Tempat itu bernama Curug Panglebur Gongso, atau warga lokal akrab menyebutnya Curug Gonso.

Berbeda dengan air terjun lain yang hanya bisa dinikmati pemandangannya, Curug Panglebur Gongso menawarkan pengalaman berenang di alam terbuka yang menyegarkan.

Wisata Curug Panglebur Gongso Limbangan
Photo by @waffa_yuanda

Kolam Alami yang Memikat

Daya tarik utama curug ini bukanlah pada ketinggiannya. Dengan tinggi terjunan air hanya sekitar 7 meter, curug ini justru istimewa karena keberadaan kolam alami (kedung) yang luas tepat di bawahnya.

Kolam ini memiliki kedalaman yang bervariasi, menjadikannya tempat yang sempurna untuk berenang, berendam, atau sekadar bermain air menikmati dinginnya mata air pegunungan. Lokasinya pun cukup strategis, tidak jauh dari objek wisata Air Terjun 7 Bidadari, sehingga Anda bisa menjelajahi dua tempat sekaligus dalam satu waktu.

Lokasi dan Aksesibilitas

Secara administratif, curug ini terletak di Desa Gondang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Jika Anda familiar dengan kawasan wisata Candi Gedong Songo, lokasi curug ini berada sekitar 10 km ke arah utara dari candi tersebut. Akses jalan menuju lokasi sudah beraspal halus, meski pengendara tetap harus waspada karena kontur jalan yang berkelok-kelok khas pegunungan.

Ada dua jalur utama yang bisa ditempuh:

  • Jalur Boja – Limbangan: Cocok bagi pengunjung dari arah Semarang bawah atau Kendal.
  • Jalur Sumowono – Limbangan: Cocok bagi pengunjung dari arah Bandungan atau Ambarawa.

Tips Transportasi Menuju Lokasi

Meskipun bisa diakses kendaraan pribadi, bagi Anda yang berjiwa petualang dan ingin menggunakan transportasi umum, berikut panduannya:

  • Dari Terminal Sumowono: Anda bisa menaiki angkot jurusan Limbangan. Mintalah turun di Desa Gondang.
  • Alternatif Lain: Karena frekuensi angkot mungkin agak jarang, Anda bisa menggunakan jasa ojek pangkalan atau menumpang kendaraan bak terbuka yang beroperasi di sekitar terminal.

Setibanya di area parkir Desa Gondang, pengunjung perlu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki (trekking) sekitar 30 menit menuju titik air terjun. Rasa lelah berjalan kaki akan terbayar lunas begitu Anda menceburkan diri ke dalam segarnya air Curug Panglebur Gongso.

Curug Citro Arum: Pesona Air Terjun Menjulang yang Asri di Limbangan

Kecamatan Limbangan seolah tak pernah kehabisan kejutan bagi para pencinta alam. Di antara deretan destinasi wisatanya, Curug Citro Arum hadir sebagai salah satu permata yang menawarkan ketenangan sejati di Kabupaten Kendal.

Sejak mulai diperkenalkan kepada publik pada akhir tahun 2015, curug ini tetap mempertahankan pesonanya sebagai destinasi yang alami, bersih, dan jauh dari kesan semrawut.

Keindahan Curug Citro Arum Limbangan
@aufa.almaqoshid

Kemegahan Air Terjun yang Menjulang Tinggi

Daya tarik utama Curug Citro Arum terletak pada ketinggian tebingnya yang luar biasa. Ini bukan sekadar air terjun biasa; ketinggiannya yang menjulang membuat siapa saja yang memandang ke atas akan terpana.

Saking tingginya, air yang jatuh dari puncak tebing seolah menari-nari di udara sebelum menghantam bebatuan di bawahnya. Pemandangan jatuhnya air ini menciptakan visual yang sangat indah, memancarkan kesegaran, dan menghasilkan percikan embun yang menyejukkan area sekitarnya.

Suasana Tenang untuk "Healing"

Bagi Anda yang kurang menyukai tempat wisata yang terlalu padat dan berisik, Curug Citro Arum adalah pilihan tepat. Tempat ini masih relatif sepi pengunjung dibandingkan wisata hits lainnya di Kendal.

Suasananya yang hening, dikelilingi pepohonan hijau yang rimbun, menjadikan tempat ini lokasi terbaik untuk healing, melepas penat, atau sekadar duduk diam menikmati suara alam yang menenangkan.

Lokasi dan Akses Menuju Curug

Curug Citro Arum terletak di Kecamatan Limbangan, berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Kendal.

Untuk mencapai lokasi ini, perjalanan paling nyaman ditempuh menggunakan sepeda motor. Petualangan sesungguhnya dimulai saat Anda tiba di area parkir desa setempat. Pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki (trekking) melewati jalan setapak dan melintasi permukiman warga.

Perjalanan kaki ini tidak akan terasa melelahkan karena Anda akan disuguhi keramahan warga desa dan udara pegunungan yang segar sebelum akhirnya disambut oleh gemuruh suara air terjun yang megah.

Curug Tundo Tigo: Pesona "Si Mungil" yang Eksotis di Dekat Citro Arum

Berwisata ke kawasan Limbangan, Kendal, rasanya belum lengkap jika hanya mengunjungi satu titik saja. Tepat di dekat lokasi Curug Citro Arum yang menjulang tinggi, terdapat sebuah permata tersembunyi lainnya yang sayang untuk dilewatkan, yaitu Curug Tundo Tigo.

Meskipun ukurannya tidak segagah tetangganya, curug ini menawarkan keindahan unik yang justru memikat hati para penjelajah alam.

Keindahan Curug Tundo Tigo Limbangan
Photo by @yumnakbt

Versi "Mini" yang Memanjakan Mata

Curug Tundo Tigo sering disebut-sebut sebagai versi mini dari Curug Citro Arum. Julukan ini bukan tanpa alasan, karena karakter tebing dan suasana di sekitarnya memiliki kemiripan, namun dalam skala yang lebih kecil dan intim.

Ukurannya yang kompak justru memberikan kesan private dan tenang. Bagi wisatawan yang menyukai fotografi makro atau sekadar ingin bermain air dengan arus yang lebih bersahabat, Curug Tundo Tigo adalah lokasi yang sempurna. Keindahannya terletak pada kesederhanaannya yang alami.

Satu Aliran, Tiga Tingkatan

Nama "Tundo Tigo" sendiri menyimpan makna lokal yang berkaitan dengan aliran airnya. Konon, air terjun ini merupakan satu dari rangkaian sistem perairan yang sama dengan Curug Citro Arum.

Istilah "Tundo Tigo" merujuk pada formasi alirannya. Curug ini diyakini sebagai salah satu dari tiga aliran atau tingkatan air yang pada akhirnya menyatu dan mengairi Curug Citro Arum di bawahnya.

Curug Tundo Tigo
Photo by @eksapedia

Mengapa Harus Mampir?

Karena lokasinya yang sangat berdekatan, mengunjungi Curug Tundo Tigo adalah paket hemat tenaga namun kaya pengalaman.

Setelah puas mendongak mengagumi tingginya Curug Citro Arum, Anda bisa melipir sejenak ke sini untuk merasakan suasana yang berbeda. Suara gemericik airnya yang lebih pelan memberikan efek relaksasi yang menenangkan jiwa.

Menyingkap Misteri Curug Terong: Air Terjun Kembar nan Eksotis di Kaki Gunung Prau

Bagi para pemburu keindahan alam yang tak gentar menghadapi tantangan, Curug Terong di Kabupaten Kendal adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar penjelajahan. Tersembunyi di balik rimbunnya hutan heterogen dan tegakan pohon pinus, air terjun ini menawarkan panorama pegunungan yang masih sangat alami.

Pesona Curug Terong Sukorejo Kendal
Photo by @faruqsyahviar

Pesona "Air Terjun Kembar" yang Langka

Daya tarik utama Curug Terong terletak pada formasi air terjunnya yang unik. Tidak hanya satu, pengunjung akan disuguhkan pemandangan dua air terjun sekaligus yang mengalir berdampingan.

Kedua air terjun ini dipisahkan oleh dinding tebing yang menjorok keluar dengan jarak sekitar 10 meter satu sama lain. Dengan ketinggian terjunan mencapai sekitar 45 meter, aliran air yang jernih dari keduanya menyatu di bagian dasar.

Masyarakat kerap mengumpamakan pertemuan arus dua air terjun ini bak kepakan sayap kupu-kupu, menciptakan visual yang dramatis sekaligus memukau di tengah keheningan hutan.

Lokasi dan Rute Menantang

Secara administratif, Curug Terong berada di Desa Genting Gunung, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Untuk mencapai titik awal pendakian di Desa Genting Gunung, akses jalan sudah beraspal mulus meskipun berkelok-kelok khas pegunungan.

  • Kendaraan Pribadi: Bisa langsung menuju Desa Genting Gunung dan menitipkan kendaraan di rumah warga.
  • Angkutan Umum: Dari Terminal Sukorejo, Anda bisa menaiki angkutan pedesaan dengan kode No. 45 jurusan Desa Genting Gunung.

⚠️ Siapkan Fisik: Trekking 2 Jam Menembus Hutan

Keindahan Curug Terong memang "mahal" harganya. Lokasinya yang sulit dijangkau menjadikannya surga tersembunyi yang sunyi.

Dari pemukiman warga terakhir, petualangan sesungguhnya baru dimulai. Pengunjung harus melakukan trekking (berjalan kaki) selama kurang lebih 2 jam. Jalur yang dilalui cukup ekstrem dan menguras tenaga, mulai dari jalan setapak licin, menyusuri aliran sungai, hingga naik-turun tebing curam.

Menjelajahi Kemegahan Curug Glawe: "Niagara Mini" yang Tersembunyi di Selatan Kendal

Di ujung selatan Kabupaten Kendal, tepatnya di Desa Cening, tersembunyi sebuah mahakarya alam yang kini mulai mencuri perhatian para petualang: Curug Glawe.

Jika selama ini Kendal dikenal dengan air terjun yang tinggi menjulang, Curug Glawe menawarkan pesona yang berbeda. Ia digadang-gadang sebagai salah satu curug terbesar di wilayah ini, bukan hanya karena debit airnya, tetapi karena bentangannya yang memukau.

Pesona Curug Glawe Desa Cening Kendal
@waffa_yuanda

Pesona Tirai Air Raksasa

Daya tarik utama Curug Glawe terletak pada bentuknya yang lebar dan membentang. Aliran airnya tidak jatuh dari satu titik sempit, melainkan melebar menyelimuti dinding tebing batu, menciptakan ilusi seperti tirai air raksasa.

Keindahan ini semakin lengkap dengan adanya aliran air terjun pendamping di sisinya. Kedua aliran ini berasal dari sumber yang sama, menciptakan panorama harmoni alam yang sulit ditemukan di tempat lain. Gemuruh air yang menghantam bebatuan di bawahnya memberikan sensasi ketenangan sekaligus kekaguman akan kebesaran Sang Pencipta.

Tantangan Menuju Surga Tersembunyi

Keindahan Curug Glawe memang tidak didapat dengan mudah. Lokasinya yang berada jauh di pelosok selatan Kendal, ditambah dengan akses jalan yang cukup menantang, sempat membuat tempat ini terisolasi dan jarang diketahui orang.

Namun, bagi para traveler sejati dan pemburu keindahan alam, kendala jarak dan medan justru menjadi bumbu penyedap petualangan. Rasa lelah menempuh perjalanan akan seketika sirna begitu melihat kemegahan air terjun ini di depan mata.

Kini, Curug Glawe bukan lagi sekadar cerita burung. Ia telah bertransformasi menjadi destinasi primadona baru yang wajib dikunjungi saat bertandang ke Kendal.

Curug Manten Kendal

Curug Manten Kendal
Photo by @siskamrlyd

Lokasi. Curug Manten,area goa kiskendo, trayu,kec. Singorojo,kab. Kendal

Curug Lawe

Curug Lawe Secepit Kendal
Photo by @sodiyc

Nama air terjun keren ini sering bikin bingung para pecinta alam yang mau kesini, Karena namanya yang sama persis dengan salah satu Air Terjun di Semarang, banyak yang gak percaya kalo Air Terjun ini bernama Curug Lawe ini ada di Medini Secepit medini Limbangan Kendal. Berada di dekat Perkebunan Teh, Curug Lawe menawarkan nuansa Air Terjun alami yang bener-bener seger dan recommended buat di explore lebih jauh.

Curug Lawe merupakan sebuah air terjun yang indah dan tinggi. Air terjun yang satu ini berada di sekitar kawasan Kebun Teh Medini serta Gua Jepang Promasan. Curug Lawe yang ada ber alamat lengkap Dusun Gunungsari Desa Ngesrepbalong Limbangan Kendal ini hanya bisa Anda akses dengan cara berjalan kaki saja. Tentu saja ketika Anda juga berkunjung ke Kebun Teh Medini (sambil menyelam minum air J). Untuk sampai ke curug cantik ini dari kawasan kebun teh Anda akan butuh waktu sekitar 15-20 menit dengan berjalan kaki.
Dari tahun ke tahun Curug Lawe sudah banyak di lakukan pengembangan dari masyarakat sekitar juga dari Dinas Pariwisata Kendal sendiri. Yang masih penasaran dengan keberadaan Curug Lawe, langsung cek ke TKP. Jangan lupa jaga kebersihan, sampah yang dibawa adalah tanggung jawab kita. Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga alam dan lingkungan sekitar untuk tetap asri.

Curug Sujan

Curug Sujan
Photo by @niriz_

Curug Sujan masih sangat natural, berada di sekitar daerah pertanian masyarakat. Terletak di Desa Getasblawong, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, Propinsi Jawa Tengah. Lokasinya agak susah untuk dijangkau, sebaiknya menggunakan penduduk setempat untuk petunjuk jalan.

Curug Jonggrang

Curug Jonggrang
Photo by @fajar.k11

Lokasi : Curug Jonggrang, Dsn. Dluwak, Plantungan, Kendal, Jawa Tengah

Curug Lie Seng

Curug Lie Seng
Photo by @aksara_2

Curug lie seng berada di desa Cacaban kecamatan Singorojo. Sampai saat ini keberadaanya masih terdengar asing dan belum melejit namanya.

Untuk menuju kesini pengunjung bisa menggunakan rute Boja - Sukorejo dengan melewati pasar umum Boja. Setelah melewati daerah kebun karet silahkan untuk mengurangi laju kendaraan anda dan mulai jelu memperhatikan setiap papan penunjuk arah di kanan jalan. Kalau sudah ketemu silahkan ikuti petunjuknya.

Disini juga belum dilengkapi dengan lokasi parkir maka dari itu pengunjung harus menitipkan kendaraan dirumah penduduk. Jarak antara pemukiman dengan curug lie seng cukup dekat. Hanya sekitar 15 menit saja dengan melewati daerah perkebunan warga.

Yang unik dari curug lie seng ini adalah pengunjung bisa melihat pemandangan dari atas air terjun maupun dari bawah. Namun perlu berhati-hati karena tidak ada pengaman dan pagar pembatas. Ini dikarenakan obyek wisata curug lie seng belum dikelola dengan maksimal.

Curug Lanang

Curug Lanang
Photo by @pageruyung

Curug Lanang, terletak di Desa Pageruyung, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal. Kecamatan Pageruyung di dominasi oleh tanaman hijau sehingga mempunyai potensi wisata alam, salah satunya Curug Lanang, dengan tebing yang tinggi. Curug yang berlokasi di Desa Pageruyung, Kec. Pageruyung, Kab. Kendal dan berbatasan langsung dengan desa Surokonto Wetan.

Curug Kali Kadang

Photo by @robyarilap

Curug ini memang tidak di buka untuk umum, bahkan untuk aksesnya pun masih sulit, Harus rajin tanya warga. Lokasi Curug Kali Kadang Desa. Delesari ,kec. Limbangan,kab. Kendal

Curug Yang berbatasan dengan Kabupaten Batang

Curug Ceglong merupakan Air Terjun yang berbatasan langsung Kabupaten Batang dan Kendal. Curug Semawur juga di milikioleh dua Kota Batang dan Kendal. berada di ketinggian 1.300 mdpl. Meskipun sudah ada plang penunjuk arah di beberapa titik namun masih saja jarang diketahui. Medannya agak sulit menyusuri kali dan melewati perbukitan, namun keindahan air terjunnya akan membayar kelelahanmu dengan tuntas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel